function pascal   Leave a comment


 Fungsi Pascal

 

Program Fungsi Pascal Untuk Mengetahui Perbedaan Besar Daya Pada Gardu;

user crt;

function besar <a,b : integer>: integer;

begin

if a>b then

besar := a

else

besar := b;

end;

var

a,b: integer;

begin

clrscr;

write<‘Nilai daya 1 = ‘>;readln<a>;

writeln;

write<‘Nilai daya 2 = ‘>;readln<b>;

writeln;

write<‘daya Terbesar = ‘,besar <a,b>:5>;

readln;

end

 

Nilai ‘daya 1 = 34

Nilai ‘daya 2 = 23

Nilai ‘daya Terbesar = 34

 

 

 

 

 

keterangan

1. Setelah memasukan kode, kita bisa melakukan pengecekan apakah program yang kita buat     jalan atau tidak dengan menekan tombol F9 pada keyboard. Jika tidak terdapat kesalahan, maka langkah selanjutnya adalah menjalankan program dengan menekan tombol CTRL+F9 pada keyboard.

2. Tampilan program yang sudah berjalan.

contoh Jika nilai nilai yang dimasukan untuk nilai daya 1 = 34 kwh dan nilai daya 2 = 23 kwh

maka akan muncul output

Nilai ‘daya 1 = 34 kwh

Nilai’daya 2 = 23 kwhh

‘daya Terbesar = 34 kwh

Berikut keterangan dan logika dari tiap kode pada program

Program Fungsi;

(judul program)

uses crt;

(unit yang digunakan dalam program)

function besar (a,b : integer): integer;

(memulai proses function dengan nama ‘besar’, dimana nilai variabel a dan b yang ada diproses tersebut bertipe integer / daya bulat)

begin

(awal dari blok statement function ‘besar’)

if a>b then

(memulai printah kondisi, dimana jika nilai dari variabel a lebih besar dari nilai variabel b, maka akan menjalankan perintah di bawah)

besar := a

(nilai procedure ‘besar’ akan sama dengan nilai variabel a)

else

(selain kondisi di atas, maka akan menjalankan perintah di bawah)

besar := b;

(nilai procedure ‘besar’ akan sama dengan nilai variabel b)

end;

(akhir dari blok statement function ‘besar’)

var

(pendeklarasian variabel)

a,b: integer;

(Pendeklarasian data variabel bertipe integer / daya bulat)

begin

(awal dari blok statement)

clrscr;

(membersihkan layar)

write(‘Nilai Daya 1 = ‘); readln(a);

(mencetak kalimat ‘Nilai Daya 1 = ’ lalu meletakan pointer ke sebelah kanan kalimat, setelah itu compiler akan membaca inputan yang kita masukan sebagai nilai variabel ‘a’)

writeln;

(menempatkan pointer di bawah baris berikutnya / berfungsi sebagai enter 1 x)

write(‘Nilai Daya 2 = ‘); readln(b);

(mencetak kalimat ‘Nilai Daya 2 = ’ lalu meletakan pointer ke sebelah kanan kalimat, setelah itu compiler akan membaca inputan yang kita masukan sebagai nilai variabel ‘b’)

writeln;

(menempatkan pointer di bawah baris berikutnya / berfungsi sebagai enter 1 x)

write(‘Daya Terbesar = ‘, besar (a,b):5);

(mencetak kalimat ‘Nilai Terbesar = ‘ lalu memasukan nilai procedure ‘besar’, dimana nilainya didapat dari nilai variabel a dan b yang telah dimasukan sebelumnya dengan penempatan nilai variabel setelah 5 x spasi )

readln;

(menunggu penekanan enter)

end.

(akhir program)

 

 

 

 

 

 

Flow Chart Program.

         Pada saat program dijalankan maka akan membaca besar daya yang di hasilkan pada gardu induk 1 dan besar daya pada gardu induk 2, setelah itu akan membandingkan besar daya yang dihasilkan oleh masing-masing gardu induk. Selanjutnya program akan memberikan informasi gardu induk mana yang menghasilkan daya paling besar.

Posted June 29, 2012 by anasnurhuda354 in Uncategorized

Tagged with

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: